PIC SELECTION AREA
You can choose pictures from "Picture Collection" tab
or upload your own picture
(see "Personal Upload" tab). Then drag the pictures to the "Writing Area"
Search the username of the person u wanted to mention. After you find it, type the @ symbol followed by the right username on your writing area. Example : @username
WRITING AREA
You can fill this area with as many different template types as needed by dragging up the template from "Template Selection Area" below. If any of the template used contains picture, you can insert pictures by dragging the selected picture from "Pic Selection Area". To insert quotes, please use the quotes template below so the quotes will be listed on the Quotes Page.

TEMPLATE SELECTION AREA

Press this button to review your post.
Remember to save your work progress frequently by pressing this button.
Press this button to go to the next phase before publish.
Press this button to cancel your post.

‚Äč

ABOUT USER


Rohim19
Member since:
April 2015
Member Level :
Member 1

Bila Kendaraanmu Melewati Tikungan..

Published : 6 April 2015
|
281
0
0
|
Bila Kendaraanmu Melewati Tikungan..

 
    Seperti halnya naik kendaraan terkadang jalan yang kita lalui tidak mulus, sering bergelombang bahkan tidak jarang tikungan-tikungan menganggu laju kendaraan. Begitupun sebuah hubungan, entah pertemanan, persahabatan, pacaran atau bahkan pernikahan. Sering, manakala menaiki kendaraan yang melewati tikungan atau jalan bergelombang kita menyalahkan sosok yang menyetir kendaraan yang kita tumpangi tanpa menyadari bahwa sesungguhnya ia dan kita pun adalah pihak-pihak yang sama-sama harus bertanggungjawab atas kejadian tersebut.
      Manakala suatu hubungan berada pada fase yang membuat posisi duduk kita tidak nyaman, atau dengan kata lain hubungan sedang bermasalah, kita tidak bisa menyalahkan salah satu pihak. Berikut tips yang bisa kamu lakukan bila terjebak dalam permasalahan dengan orang-orang yang kamu sayangi:

1.      Tekan ego.
Hal paling sulit dilakukan manakala terjebak dalam suatu masalah adalah menahan diri sendiri. Sebagai manusia rasanya wajar bila kita ingin membela diri sendiri atau mengutarakan ego dan perasaan yang kita rasakan. Namun, semakin dewasa kamu harus menyadari bahwa menahan diri jauh lebih penting ketimbang terus-menerus mengungkapkan ego atau kemarahan yang berpotensi besar menyakiti hati lawan bicara kita. Terlebih manakala kita berhadapan dengan orang diluar konflik, bila tidak segera menekan ego dan menahan diri bisa jadi ia ikut menjadi korban kemarahan yang seharusnya tidak ia terima darimu. Perlu diingat bahwa keputusan yang diambil saat sedang marah berpotensi menimbulkan penyesalan dikemudian hari.
 
 
2.      Beri waktu.
Beri waktu untuk dirimu dan orang yang sedang berkonflik denganmu untuk sama-sama merenung dan berpikir. Kondisi emosional yang tinggi akan berangsur menurun bila kamu memberikan kesempatan pada dirimu sendiri untuk meredam emosi dan bersantai. Ini memungkinkan kamu dapat berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan yang baik.

3.      Speak Up!
Buat janji bertemu dan bicarakan. Ini adalah kesempatanmu untuk mendengarkan sekaligus menjelaskan. Buat suasana sesantai dan secair mungkin dan simpan egomu dalam laci terdalam hatimu. Ingat, mendengarkan dengan baik jauh lebih baik daripada mencecar dengan banyak pertanyaan. Bila perlu kamu bisa melakukan trik jabat tangan atau high-five untuk mencairkan suasana atau bahkan bisa dengan saling bertanya kabar.

4.      Pahami dan renungkan.
Pahamilah posisi lawan bicaramu dan dengarkan dengan baik apa yang ia bicarakan. Jangan mudah emosi atau bahkan mencecar. Pahamilah bahwa setiap orang memiliki kelemahan begitu juga denganmu dan lawan bicaramu.

5.      Maafkan. Mulai dari awal.
Tuhan Maha Pemaaf pada hamba-Nya. Itu mengapa Dia juga mengajarimu menjadi pemaaf. Setiap kesalahan yang kamu maafkan dengan kerelaan akan membuka jalan kebaikan untuk dirimu sendiri. Ini memungkinkan dirimu dan lawan bicaramu untuk mulai kembali dari awal dan memperbaiki kesalahan-kesalahan. Kamu mungkin tidak bisa melupakan permasalahan itu, namun berbesar hati menerima dan rela memberi maaf tentu akan mendatangkan kebaikan-kebaikan lain dalam kehidupanmu.
 
"Bila Kendaraanmu Melewati Tikungan..Oleh: Rohim Nurul Hidayah Seperti halnya naik kendaraan terkadang jalan yang kita lalui tidak mulus, sering bergelombang bahkan tidak jarang tikungan-tikungan menganggu laju kendaraan. Begitupun sebuah hubungan, entah pertemanan, persahabatan, pacaran atau bahkan pernikahan. Sering, manakala menaiki kendaraan yang melewati tikungan atau jalan bergelombang kita menyalahkan sosok yang menyetir kendaraan yang kita tumpangi tanpa menyadari bahwa sesungguhnya ia dan kita pun adalah pihak-pihak yang sama-sama harus bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Manakala suatu hubungan berada pada fase yang membuat posisi duduk kita tidak nyaman, atau dengan kata lain hubungan sedang bermasalah, kita tidak bisa menyalahkan salah satu pihak. Berikut tips yang bisa kamu lakukan bila terjebak dalam permasalahan dengan orang-orang yang kamu sayangi:1. Tekan ego. Hal paling sulit dilakukan manakala terjebak dalam suatu masalah adalah menahan diri sendiri. Sebagai manusia rasanya wajar bila kita ingin membela diri sendiri atau mengutarakan ego dan perasaan yang kita rasakan. Namun, semakin dewasa kamu harus menyadari bahwa menahan diri jauh lebih penting ketimbang terus-menerus mengungkapkan ego atau kemarahan yang berpotensi besar menyakiti hati lawan bicara kita. Terlebih manakala kita berhadapan dengan orang diluar konflik, bila tidak segera menekan ego dan menahan diri bisa jadi ia ikut menjadi korban kemarahan yang seharusnya tidak ia terima darimu. Perlu diingat bahwa keputusan yang diambil saat sedang marah berpotensi menimbulkan penyesalan dikemudian hari.2. Beri waktu.Beri waktu untuk dirimu dan orang yang sedang berkonflik denganmu untuk sama-sama merenung dan berpikir. Kondisi emosional yang tinggi akan berangsur menurun bila kamu memberikan kesempatan pada dirimu sendiri untuk meredam emosi dan bersantai. Ini memungkinkan kamu dapat berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan yang baik.3. Speak Up!Buat janji bertemu dan bicarakan. Ini adalah kesempatanmu untuk mendengarkan sekaligus menjelaskan. Buat suasana sesantai dan secair mungkin dan simpan egomu dalam laci terdalam hatimu. Ingat, mendengarkan dengan baik jauh lebih baik daripada mencecar dengan banyak pertanyaan. Bila perlu kamu bisa melakukan trik jabat tangan atau high-five untuk mencairkan suasana atau bahkan bisa dengan saling bertanya kabar. 4. Pahami dan renungkan.Pahamilah posisi lawan bicaramu dan dengarkan dengan baik apa yang ia bicarakan. Jangan mudah emosi atau bahkan mencecar. Pahamilah bahwa setiap orang memiliki kelemahan begitu juga denganmu dan lawan bicaramu.5. Maafkan. Mulai dari awal.Tuhan Maha Pemaaf pada hamba-Nya. Itu mengapa Dia juga mengajarimu menjadi pemaaf. Setiap kesalahan yang kamu maafkan dengan kerelaan akan membuka jalan kebaikan untuk dirimu sendiri. Ini memungkinkan dirimu dan lawan bicaramu untuk mulai kembali dari awal dan memperbaiki kesalahan-kesalahan. Kamu mungkin tidak bisa melupakan permasalahan itu, namun berbesar hati menerima dan rela memberi maaf tentu akan mendatangkan kebaikan-kebaikan lain dalam kehidupanmu."
- Rohim Nurul HIdayah -

Rate this article:
(0.00 out of 5)

ARTICLE TAGS

Attitude

RELATED ARTICLES

Kenapa kita harus belajar mendengarkan orang lain dan apa yang harus kita lakukan untuk menjadi pendengar yang baik?
by Mecery
Relationship

Tips untuk Menjadi Pendengar yang Lebih Baik - Bagian 1
Image Credit by herman
397
0
0
 
Mendengarkan jauh lebih sulit daripada sekedar mendengar saja. Untuk itu, kita perlu melatih diri untuk bisa mendengarkan dengan baik.
by Mecery
Relationship

5 Aturan yang Perlu Kita Ingat Dalam Mendengarkan Orang Lain
Image Credit by Mecery
386
0
0
 
 

COMMENTS

0 Comments
No comments yet. Be the first one to write a comment now!
You have to log in or register to comment, like, and rate article
Report Article
You need to login first
Compose Message
Send Message To