PIC SELECTION AREA
You can choose pictures from "Picture Collection" tab
or upload your own picture
(see "Personal Upload" tab). Then drag the pictures to the "Writing Area"
Search the username of the person u wanted to mention. After you find it, type the @ symbol followed by the right username on your writing area. Example : @username
WRITING AREA
You can fill this area with as many different template types as needed by dragging up the template from "Template Selection Area" below. If any of the template used contains picture, you can insert pictures by dragging the selected picture from "Pic Selection Area". To insert quotes, please use the quotes template below so the quotes will be listed on the Quotes Page.

TEMPLATE SELECTION AREA

Press this button to review your post.
Remember to save your work progress frequently by pressing this button.
Press this button to go to the next phase before publish.
Press this button to cancel your post.


ABOUT USER


lubissa
lubissa
Member since:
May 2014
Member Level :
Member 1 Member 2

Entrepreneur Tidak Harus Gelar Sarjana

Published : 23 October 2014
|
1.440
5
0
|
Di artikel sebelumnya (http://www.arthinkle.com/articles/detail/menjadi-entrepreneur-bermental-tangguh), saya menyebutkan bahwa banyak orang yang ingin menjadi entrepreneur. Hal pertama yang dibutuhkan tentu harus punya kesiapan mental yang tangguh untuk menjalankan bisnisnya sampai sukses. Lalu apalagi yang dibutuhkan selain itu? Modal usaha sudah pasti perlu untuk membuka bisnisnya, bagaimana bisnis bisa dimulai bila tidak ada modal? Apakah ijazah harus diperlukan juga?

Perlu diingat bahwa kita mau membuka bisnis, bukan melamar pekerjaan di perusahaan tertentu. Bila kita yang membuka bisnisnya, tentu kitalah yang memiliki hak penuh dalam bisnis tersebut. Jadi kenapa harus pakai ijazah?

Image Credit By netpreneur.co.id
Perlu dicamkan bahwa seorang entrepreneur tidak harus bergelar sarjana, karena semua orang berhak dan bisa menjadi pebisnis. Tapi bukan berarti kita tidak perlu mengemban pendidikan. Menuntut ilmu memang sangat penting untuk menambah ilmu kita, yang bisa kita terapkan di bisnis yang sedang kita bangun nantinya serta untuk menjalin relasi dengan teman-teman. Tapi masih banyak masyarakat yang berpikir bahwa pebisnis sukses pastilah memiliki gelar di belakang namanya. Lalu bagaimana nasib Mark Zuckerberg dan Steve Jobs? Kalau mereka tidak Drop out mungkin Facebook dan Apple belum segencar sekarang.

Berikut ini 4 pebisnis di Indonesia yang tidak memiliki gelar sarjana atau sempat berhenti kuliah tetapi berhasil mencapai kesuksesannya :

1. Eka Tjipta Widjaja
Image Credit By www.forbes.com
"Kalau saya sudah menangani pekerjaan, sampai kapan pun akan saya kejar dan harus jadi"
- Eka Tjipta Widjaja -
Siapa yang tidak mengenal perusahaan Sinar Mas Group? Perusahaan yang dibentuk pada tahun 1962 ini, bisnis utamanya ialah pulp dan kertas, agribisnis, properti dan jasa keuangan. Dan merupakan salah satu perusahaan terbesar yang dimiliki oleh Indonesia.

Kesuksesan Sinar Mas tidak lepas dari perjuangan seorang anak yang hanya tamatan Sekolah Dasar di Makassar, yaitu Eka Tjipta Widjaja. Eka yang mempunyai nama asli Oei Ek Tjhong merupakan pendiri dan pemilik Sinar Mas Group tersebut. Kondisi ekonomi keluarganya yang sangat buruk menyebabkan Ia tidak bisa melanjutkan pendidikan. Tapi bukan berarti Ia langsung patah semangat dan menerima kondisinya begitu saja.
Dengan tekad yang kuat, akhirnya Ia mulai berbisnis di usia 15 tahun dengan berjualan gula dan biskuit yang Ia beli secara grosir lalu dijajakannya secara eceran. Perjuangan terus berlanjut, hingga Ia bisa memiliki perkebunan kelapa sawit di Riau dan terus menambah bidang usahanya sampai akhirnya sampai sekarang memiliki banyak anak cabang. Dan tidak heran bila Ia dinobatkan menjadi orang terkaya ke 2 di Indonesia dengan penghasilan 7 miliar dollar AS di tahun 2013.

2. Bob Sadino
Image Credit By www.kaskus.co.id
"Bisnis yang paling bagus adalah bisnis yang dimulai bukan yang ditanyakan terus."
- Bob Sadino -
Pebisnis yang dikenal nyentrik karena cara berpakaiannya yang sangat santai, yaitu sering memakai kemeja lengan pendek dan celana pendek. Terkadang Ia juga menambahkan topi koboy di kepalanya. Bob Sadino dilahirkan di Lampung tanggal 9 Maret 1933 merupakan pemilik rumah makan Kemfood dan Kemchick yang berada di daerah Kemang, Jakarta Selatan.
 
Bob Sadino adalah seorang anak bungsu dari 5 bersaudara yang berhasil mendapatkan seluruh warisan keluarganya, karena semua kakaknya sudah berkehidupan mapan. Dengan harta warisan tersebut, bukannya Ia pakai untuk melanjutkan pendidikan, tetapi Ia gunakan untuk keliling dunia. Yang akhirnya berhasil membawa pulang 2 mobil Mercedes. Namun karena harus membiayai keluarganya, Ia harus menjual salah satu mobilnya dan menyewakan mobil satunya kepada orang lain dengan Ia sebagai sopirnya. Bisnis sewa mobil tersebut hanya berlangsung sementara karena Bob tertimpa kecelakaan yang menyebabkan mobilnya rusak.
 
Hal itu tidak membuatnya menyerah, sampai suatu hari Ia diberitahu temannya untuk berbisnis ternak ayam. Dari situlah akhirnya Bob memulai bisnis di bidang pangan dan peternakan. Dengan kemampuan Bahasa inggrisnya, Ia berhasil mendapatkan pelanggan asing yang tinggal di daerah Kemang untuk membeli telur dari ternak ayamnya. Bisnisnya terus berkembang, sampai akhirnya Ia berhasil mendirikan swalayan dan rumah makan Kemchick. Bob percaya bahwa sukses didapat dari proses untuk terus maju dalam menghadapi kegagalan demi kegagalan

3. Bentek Hijani
Image Credit By Veli Verdian
"Orang sukses percaya terhadap sesuatu yang belum terlihat, sedangkan orang gagal baru percaya setelah melihatnya"
- Bentek Hijani -
Bentek Hijani adalah salah satu networker di perusahaan Kangzen Kenko Indonesia. Ia lahir di Tanjung Balai Karimun, Riau. Karirnya diawali dari keputusan orang tuanya yang menyuruh melanjutkan kuliah di salah satu Universitas swasta di Jakarta. Dari segi akademik, Bentek bukanlah termasuk orang yang memiliki nilai akademik tinggi. Ia mendaftar kuliah hanya bermodal nekat dan karena dorongan orang tuanya. Setelah berhasil masuk di Universitas, bukannya belajar agar Ia bisa mendapatkan predikat bagus, tapi malah mulai mencari cara agar bisa memiliki uang sendiri. Akhirnya Ia melamar kerja di percetakan dan diterima. Hingga akhirnya Ia dikenalkan bisnis Multi Level Marketing oleh salah satu pegawai bank yang membuatnya tertarik untuk segera resign dari pekerjaanya.
 
Kesibukannya yang harus meeting dengan teamnya, membuat Ia akhirnya drop out dari kuliah dan memutuskan untuk terus berkarir di perusahaan network marketing. Ia berasumsi bahwa untuk sukses tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik. Banyak rintangan yang harus Ia lewati dan sering mengalami jatuh bangun. Tapi perjuangannya selama 20 tahun tidak ada yang sia-sia. Kini Ia bersama keluarga dan orang tuanya berhasil tinggal di salah satu Negara yang menjadi impiannya sejak kecil, yaitu Negara Singapore dan masih berstatus WNI.
 
Melalui situs www.businessforhome.org, Ia berhasil masuk dalam kategori 100 networker terkaya di dunia dengan penghasilan 125.000 US dollar. Dan merupakan networker terbaik di Asia tenggara. Kiprahnya di bisnis network marketing tidak sampai disitu saja. Ia menepati janjinya dulu, apabila Ia telah berhasil maka Ia akan membuat satu sistem yang bisa dilalui banyak orang agar bisa mencapai kesuksesannya. Sistem tersebut Ia namakan club100juta, dan terbukti dari 3 tahun berdiri sudah banyak orang yang terbantu dari segi financial dan socialnya.

4. Hendy Setiono
Image Credit By www.liniberita.com
"Don't look back. Life is about focusing on what is in front of you and not over your shoulder."
- Hendy Setiono -
Bagi penyuka kebab, tentu tidak asing lagi dengan Kebab Turki Baba Rafi. Sudah tahu siapa pendiri warung kebab tersebut? Tidak lain dan tidak bukan adalah Hendy Setiono. Pria berumur 31 tahun ini, terinspirasi dari perjalanannya saat ke Negara Qatar dan banyak menemui penjual kebab yang rame pengunjung. Hal itu membuatnya tertarik untuk mencoba kebab tersebut, yang akhirnya memunculkan pikiran untuk membuka warung kebab di Indonesia.
 
Saat itu kebab memang belum begitu dikenal oleh orang Indonesia. Padahal banyak orang Indonesia yang naik haji dan mencicipi makanan tersebut di sana. Dengan makan kebab, mungkin banyak orang bisa bernostalgia atau membayangkan sedang naik haji. Akhirnya Ia mulai bisnisnya saat masih kuliah di salah satu Universitas Surabaya. Berkolaborasi dengan Hasan, temannya, Ia membuat kebab dengan rasa dan ukuran yang cocok dengan lidah orang Indonesia. Dari modal 4 juta rupiah, sekarang bisnis kebabnya tersebar di 50 kota di Indonesia dengan jumlah kedai sebanyak 375. Selain itu dari niat iseng mencoba makan kebab, Ia berhasil dinobatkan sebagai Asia’s Best Enterpreneur Under 25 oleh Business Week Magazine.
 
Semua itu bisa didapatkan dengan harus mengorbankan kuliahnya hanya sampai semester 4 saja. Dan diringi dengan tentangan dari orang tua yang tidak rela kalau Hendy harus berhenti kuliah. Tapi semua itu membuat Hendy lebih memacu semangatnya agar bisnisnya berhasil dan membuktikan kepada orang tuanya bahwa bisnisnya bukan bisnis iseng belaka. Kini di usianya masih tergolong muda, Hendy bisa meraup omset 16 miliar per tahun.
 
Artikel ini bukan ditujukan untuk membuat kita tidak melanjutkan pendidikan lagi. Tapi bila selama ini kita hanya mendapatkan teori saja di sekolah maupun kuliah, kita perlu lebih aktif sedikit bila ingin jadi entrepreneur. Praktekkan teori-teori yang didapat dengan tindakan yang nyata dan pintarlah dalam mengamati peluang di sekitar kita. Karena mereka yang sukses dalam bisnis selalu memanfaatkan peluang yang datang. Ingat bahwa masalah di sekitar kita bukan masalah yang harus dipusingkan, tapi masalah yang harus kita atasi. Dan mengatasinya bisa menggunakan kemampuan yang kita punya untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat. 
"Entrepreneur bukan siapa yang mempunyai gelar paling tinggi tapi siapa yang lebih dulu membaca peluang dan bertindak mewujudkan impiannya dengan membantu orang lain mendapatkan kebutuhannya."
- Nur Aini Lubis -

Rate this article:
(0.00 out of 5)

RELATED ARTICLES

Kapan seseorang disebut sebagai leader dan hal-hal apa saja yang harus dipahami?
by Tondowidjojo
Business

Introduksi Leadership
Image Credit by Tondowidjojo
198.928
0
1
 
 
 

COMMENTS

5 Comments
You have to log in or register to comment, like, and rate article
Dn_Ans_Hoki
23 December 2014
siiip dah move move move @lubissa hehehe...
lubissa
23 December 2014
Dn_Ans_Hoki hehehe jangan mau doang tapi harus action :D
Dn_Ans_Hoki
23 December 2014
mau dong jadi entrepreneur :)
lubissa
29 October 2014
kardusepatu jangan iri tapi terinspirasi untuk berani mencoba :). Semua orang mampu jadi entrepreneur asal mau...:)
kardusepatu
27 October 2014
Mereka itu orang-orang yang bikin ngiri, bikin pengen jadi pengusaha. Hehe
Report Article
You need to login first
Compose Message
Send Message To