PIC SELECTION AREA
You can choose pictures from "Picture Collection" tab
or upload your own picture
(see "Personal Upload" tab). Then drag the pictures to the "Writing Area"
Search the username of the person u wanted to mention. After you find it, type the @ symbol followed by the right username on your writing area. Example : @username
WRITING AREA
You can fill this area with as many different template types as needed by dragging up the template from "Template Selection Area" below. If any of the template used contains picture, you can insert pictures by dragging the selected picture from "Pic Selection Area". To insert quotes, please use the quotes template below so the quotes will be listed on the Quotes Page.

TEMPLATE SELECTION AREA

Press this button to review your post.
Remember to save your work progress frequently by pressing this button.
Press this button to go to the next phase before publish.
Press this button to cancel your post.


ABOUT USER


ResHan
ResHan
Member since:
September 2014
Member Level :
Member 1

Mengatasi Teman yang Iri Hati

Published : 8 October 2014
|
17.062
0
0
|

Image Credit By www.anneahira.com
Kehidupan itu selalu mempunyai sisi baik dan buruk serta kelebihan dan kekurangan. Seperti yang saat ini sudah mulai menemukan zona nyaman setelah bekerja keras beberapa bulan/tahun terakhir. Jangan dikira hidup sudah enak, karena gangguan bisa datang dari berbagai arah. Salah satunya kalau sahabat sendiri mulai cemburu dan iri dengan kesuksesan yang telah kita raih.

Terkadang agak risih juga, kalau setiap kali bertemu, dia selalu membanding-bandingkan kondisi kita dan dia yang berbeda. Dia pun sering mengeluh tentang kondisinya, mengatakan betapa mudah karir dan rumah tangga yang kita jalani. Padahal, untuk mendapatkannya kita harus berjuang mati-matian dulu. Sedangkan menurut hati kecil kita, dia ini memang tidak berusaha maksimal, jadi wajar saja jika belum berhasil/sukses. Sudah berusaha menasehati berkali-kali, tapi dia tidak juga berubah.

Tapi coba deh lihat dari sudut pandangnya. Mungkin dia mengalami masalah yang membuatnya tidak bisa berkembang. Bisa jadi dia kesulitan mengatur waktu dan tidak bisa meninggalkan keluarga. Mungkin dia sudah sangat lelah memikirkan masalah di rumah, sampai-sampai mood untuk ke kantor pun tidak ada. Coba deh, bantu dengan cara lain.
1. Suntikan kesadaran

Roda kehidupan itu berputar. Ada kalanya di atas, ada saatnya berada di paling bawah. Setiap orang menjalani kehidupannya sendiri-sendiri. Kita terkadang harus melihat ke bawah. Di sana masih banyak sekali jutaan orang yang hidupnya jauh lebih buruk dari kita. Sadarkan dia bahwa memang beginilah hidup. Kebahagiaan bukan hanya tergantung pada apa yang ingin kita raih, tapi apa yang bisa kita syukuri. 
"Melihat ke belakang agar lebih pintar, ke depan agar lebih dewasa, ke bawah agar lebih bijaksana, ke atas agar lebih kuat."
- Liem Miki -
2. Suntikan semangat

Jangan pernah bosan memberikan suntikan semangat, meskipun sudah merasa lelah dengan semua keluhannya. Ceritakan semua masalah kita dan betapa itu semua membuat depresi. Lalu lanjutkan dengan bagaimana perjuangan untuk bangkit dari keterpurukan. Hal-hal seperti ini bisa memberikan motivasi dan inspirasi baginya. 

3. Suntikan keberanian

Pakar persahabatan, Cherrie Bursbach mengatakan bahwa seseorang merasa cemburu karena Ia tidak berani menghadapi kehidupan dan masalahnya sendiri. Akhirnya, Ia selalu melihat kehidupan orang lain dan merasa iri. Yang harus kita jelaskan padanya adalah bahwa melangkah maju bukanlah sesuatu yang mengerikan. Kita sudah pernah mencobanya dan baik-baik saja. Berani maju berarti berani mengubah mindset, strategi, dan berani mengambil resiko. 

4. Suntikan kepercayaan diri

Dia pasti tidak percaya diri dengan apa yang dimiliki. Katakan padanya bahwa semuanya baik-baik saja. Ia memiliki semua modal yang dibutuhkan orang untuk sukses, yaitu lingkungan sekitar yang kondusif.
"Every accomplishment start with the decision to try"
- Anonim -
5. Selesaikan bersama

Tidak ada gunanya terus-menerus memberi nasihat pada orang seperti itu tanpa membantunya secara nyata. Mereka ini tidak butuh dukungan moral. Mereka hanya perlu ‘diseret’ untuk menyelesaikan masalahnya. Ada beberapa jenis orang yang kalau tidak ada temannya, dia tidak akan ke mana-mana. Mengambil formulir harus dengan teman. Datang ke kantor catatan sipil harus ada yang menemani. Mereka memang takut dan enggan untuk melakukan semuanya sendiri. Jadi, siapkan 1 hari khusus untuknya. Suruh dia bersiap-siap, karena hari ini kalian akan menuntaskan masalahnya agar Ia tidak mengeluh lagi.

6. Menamparnya

Sudah diberi semangat, didengarkan keluhannya, bahkan dibantu, tapi dia masih juga bersikap iri dan selalu mengeluh? Mungkin kali ini kita harus menamparnya. Tampar dia dengan kata-kata pedas tentang apa yang kita pikirkan tentangnya. Tidak perlu berteriak, cukup berikan sindiran tajam yang langsung menusuk. Dia pasti akan sakit hati. Tapi kalau tidak begini, dia tidak akan mengerti betapa sikapnya itu sudah merepotkan banyak orang. Sikapnya itu juga tidak membuat hidupnya jadi lebih baik.

Orang yang terus mengigau harus benar-benar ditampar agar dia sadar, bahwa dunia ini tidak akan berubah hanya dengan mengeluh. Tapi, lakukan ini sekali saja. Lalu tinggalkan Ia selama beberapa minggu agar dia bisa merenung dan introspeksi. Kembalilah kalau dia sudah sedikit lebih baik.

Memiliki teman yang iri dan suka mengeluh adalah hal yang menjengkelkan. Tapi bagaimanapun juga, dia adalah teman terbaik. Bayangkan bila kita bertukar posisi dengannya. Mungkin terbersit perasaan iri juga seperti yang Ia alami.
 

Cover picture courtesy of m.kabar24.com

Rate this article:
(0.00 out of 5)

RELATED ARTICLES

 
 
 

COMMENTS

0 Comments
No comments yet. Be the first one to write a comment now!
You have to log in or register to comment, like, and rate article
Report Article
You need to login first
Compose Message
Send Message To