PIC SELECTION AREA
You can choose pictures from "Picture Collection" tab
or upload your own picture
(see "Personal Upload" tab). Then drag the pictures to the "Writing Area"
Search the username of the person u wanted to mention. After you find it, type the @ symbol followed by the right username on your writing area. Example : @username
WRITING AREA
You can fill this area with as many different template types as needed by dragging up the template from "Template Selection Area" below. If any of the template used contains picture, you can insert pictures by dragging the selected picture from "Pic Selection Area". To insert quotes, please use the quotes template below so the quotes will be listed on the Quotes Page.

TEMPLATE SELECTION AREA

Press this button to review your post.
Remember to save your work progress frequently by pressing this button.
Press this button to go to the next phase before publish.
Press this button to cancel your post.


ABOUT USER


christa
christa
Member since:
July 2014
Member Level :
Member 1 Member 2

Mengundang Inspirasi Saat Topik Menulis Tak Kunjung Datang

Published : 12 December 2014
|
651
3
0
|
Menulis menjadi kegiatan yang belakangan semakin marak diadakan. Bukan hanya untuk memfasilitasi mereka yang memang gemar dalam tulis-menulis, tetapi juga sebagai media untuk meningkatkan kesehatan jiwa. Terapi pikiran dengan cara menulis sejak lama dipraktikkan oleh para psikolog dan psikiater. Dalam perkembangan anak, kini telah banyak bermunculan lembaga kursus menulis.

Tema tulisan pun kini mulai beragam. Mulai dari kesehatan, rumah tangga, pendidikan, pekerjaan, travelling, life style, fashion, self development dan masih banyak lagi. Terkadang, ide itu bisa datang begitu saja di tempat tak terduga. Tapi, tidak jarang pula kita kehabisan ide untuk menulis. Rasanya otak ini sampai mau pecah, hanya sekadar untuk mencari inspirasi gagasan tulisan.
Image Credit By www.writingforward.com
Tapi, benarkah ide itu bisa habis? Padahal, dunia ini semakin kompleks, beragam dan rumit. Di setiap titiknya selalu ada saja topik untuk digali dan ditelaah lebih dalam. Selalu ada saja masalah untuk diselesaikan. Jadi, ide menulis itu bisa ada di sekitar kita.

Di kamar misalnya, kita bisa menemukan ide dari benda-benda sekitar. Ada lotion pemutih tubuh. Ini pun bisa dijadikan tulisan dengan topik ‘pro-kontra keinginan masyarakat Indonesia untuk memiliki kulit putih’. Ada macam-macam jenis sisir, bisa dijadikan ide tulisan juga ‘jenis-jenis sisir sesuai kondisi dan gaya rambut’.

Tapi, kadang ada saatnya kita sudah benar-benar mentok, tidak tahu harus menulis apa dan bagaimana agar inspirasi itu muncul. Untuk itu, kita bisa mencoba menerapkan sejumlah langkah berikut ini :
1. Berdiam diri

Banyak orang—sambil bercanda—mengatakan bahwa sumber inspirasi itu ketika kita nongkrong di toilet atau kamar mandi. Tidak salah sepenuhnya, karena ruangan ini sangat tenang, karena hanya berisi diri sendiri. Nah, selain kamar mandi, kita bisa mencari tempat lain. Tempat kita bisa menenangkan diri dan pikiran, dan jauh dari gangguan. Tempat ini bisa berbeda-beda bagi tiap orang. Ada yang lebih tenang di kamar, di kafe, di perpustakaan atau tempat lainnya.

2. Mencari inspirasi
Dengan pikiran yang tenang, kita akan lebih leluasa melihat segala hal di sekitar. Saat inilah kita kemudian menyadari ada banyak sekali masalah yang belum diselesaikan, masalah diri sendiri, masalah teman, masalah lingkungan sekitar, alam, atau bahkan Negara.

Di antara sekian banyak masalah tersebut, kita lalu mengembangkannya lagi untuk menemukan topik khusus sebagai tema tulisan. Bisa dengan cara brainstorming setiap topik, memperjelas sesuatu, atau membuat rencana penyelesaian.

3. Memilih topik

Pada tahap kedua, biasanya kita akan semakin pusing karena banjir informasi tentang berbagai topik yang bsia ditulis, padahal saat itu kita belum tahu betul yang mana yang akan ditulis. Untuk itu, pada tahap selanjutnya adalah kita perlu sekali lagi menenangkan pikiran. Mencari fokus, lalu menentukan mana topik yang benar-benar membuat kita tertarik. Harus topik yang menarik bagi diri sendiri, karena jika tidak maka kita akan cepat bosan dan merasa bahwa tulisan itu nantinya tidak berguna.

4. Mengembangkan ide

Jika sudah ada gagasan yang hendak disampaikan lewat tulisan, maka berikutnya kita perlu mengobservasi tema tersebut. Bisa dengan mengidentifikasi unsur 5W+1H, bisa dengan bertanya sebanyak-banyaknya, lalu mengumpulkan informasi sebanyak mungkin untuk menjawabnya. Pada tahap ini, fokus atau sudut pandang masalah masih bisa berubah, tapi tetap dalam topik yang sama. Akan lebih baik jika kita bisa membuat suatu kerangka, sehingga proses menulis nantinya lebih terarah dan jelas.

5. Menulis

Mood sudah di-set. Ide sudah ada. Informasi sudah dikumpulkan. Kerangka pun sudah jadi. Tunggu apa lagi? Sekarang adalah saatnya untuk segera menuangkan gagasan tersebut dalam sebuah tulisan. Tinggal ikuti kerangka yang sudah ada, menulis informasi sesuai rujukan dan gagasan kita. Jangan lupa juga untuk melakukan penyuntingan.

Tadaa! Tidak sulit bukan? Ide bisa dari mana saja. Tidak akan pernah habis ide untuk membuat suatu tulisan. Siap menulis sekarang?



Cover picture courtesy of missliterati.com

Rate this article:
(0.00 out of 5)

RELATED ARTICLES

 
 
 

COMMENTS

3 Comments
You have to log in or register to comment, like, and rate article
christa
06 February 2015
aprikull terimakasih. Semangat menulis :)
aprikull
18 January 2015
Tulisannya infomatif... salah satu pencerahan bagiku untuk belajar mengaslkan tulisan yang lebih baik :)
aprikull
18 January 2015
Tulisannya infomatif... salah satu pencerahan bagiku ntuk belaar mengaslkan tulisan yang lebih baik :)
Report Article
You need to login first
Compose Message
Send Message To