PIC SELECTION AREA
You can choose pictures from "Picture Collection" tab
or upload your own picture
(see "Personal Upload" tab). Then drag the pictures to the "Writing Area"
Search the username of the person u wanted to mention. After you find it, type the @ symbol followed by the right username on your writing area. Example : @username
WRITING AREA
You can fill this area with as many different template types as needed by dragging up the template from "Template Selection Area" below. If any of the template used contains picture, you can insert pictures by dragging the selected picture from "Pic Selection Area". To insert quotes, please use the quotes template below so the quotes will be listed on the Quotes Page.

TEMPLATE SELECTION AREA

Press this button to review your post.
Remember to save your work progress frequently by pressing this button.
Press this button to go to the next phase before publish.
Press this button to cancel your post.

‚Äč

ABOUT USER


lubissa
lubissa
Member since:
May 2014
Member Level :
Member 1 Member 2

Menjadi Entrepreneur Bermental Tangguh

Published : 22 October 2014
|
761
0
1
|

Image Credit By www.praveenben.com
Dewasa sekarang ini, banyak sekali yang ingin menjadi seorang entrepreneur atau pebisnis. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya bisnis yang diiklankan di social media. Mulai dari online shop yang banyak digandrungi anak-anak muda sampai bisnis yang berupa investasi. Bahkan bisnis makanan dan penjualan barang elektronik pun memanfaatkan social media untuk memasarkan produknya.

Tentu hal tersebut sangat positif dan memberikan dampak pada kemajuan ekonomi Indonesia. Selama ini angka entrepreneur Indonesia hanya sekitar 0,18% saja. Sedangkan Negara Singapore yang merupakan Negara kecil dan memiliki penduduk sedikit, berhasil mencapai angka 7% dari jumlah masyarakatnya. Jadi tidak heran bila Singapore mendapat julukan macan Asia karena berhasil menjaga pertumbuhan ekonominya yang tinggi.

Indonesia pun sebenarnya juga bisa seperti Singapore, apalagi didukung dengan jumlah penduduk yang mencapai 250.000.000 jiwa. Selain itu Indonesia memiliki kekayaan alam yang bisa diolah dan dimanfaatkan. Hanya saja kurangnya kesadaran dan tidak adanya kerja sama yang sinkron antara pemerintah dengan penduduk, menjadikan Indonesia tertinggal dengan Negara lain.

Mungkin masih banyak hal yang menjadi penyebab kurangnya jiwa entrepreneur masyarakat Indonesia. Tapi artikel ini bukan untuk membahas hal itu, karena sebenarnya faktor utama ada pada diri kita sendiri. Bila menginginkan kemajuan Negara, mulailah dari memajukan diri sendiri terlebih dahulu. Negara maju memiliki kualitas penduduk yang tinggi, dan kualitas itu bisa didapatkan bila semua orang mau belajar untuk menjadi beda dengan yang lainnya, melakukan hal-hal positif yang tidak dilakukan orang kebanyakan.
"Seseorang yang punya mental wirausaha pasti siap menerima risiko kegagalan seberat apa pun dan siap untuk bangkit kembali."
- Billy Boen -
Memiliki inisiatif menjadi entrepreneur merupakan langkah awal untuk memperbaiki kualitas diri. Dan inisiatif tersebut harus didukung dengan kekuatan mental kita dalam melalui prosesnya.  Karena membangun bisnis tidak seperti membangun rumah. Bila rumah memiliki fondasi yang kuat maka kita tidak perlu khawatir bila ada badai. Tapi bila diri kita tidak memiliki mental yang tangguh maka akan mudah tumbang dengan masalah yang menyerang bisnis kita kapan saja.
Apa saja yang perlu ditanamkan pada diri kita agar memiliki mental entrepreneur ?

1. Miliki tekad dan kemauan yang kuat!

Image Credit By pandawhale.com
Membangun bisnis didasari oleh tekad dan kemauan yang kuat untuk bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik melalui bisnis tersebut. Tekad bukan berarti nekat. Nekat hanya sebatas ingin mendapat untung saja tanpa mempersiapkan segalanya. Sedangkan tekad diawali oleh kesiapan diri, menentukan jenis usahanya, lokasi, perhitungan laba ruginya, merancang back up plannya dan inovasi apa yang akan terus dikembangkan agar bisnisnya maju. Kalau hanya sekedar nekat saja, resiko kegagalannya jauh lebih besar. Nekat boleh, karena kalau tidak nekat kita tidak akan berkembang. Tapi nekat harus diimbangi dengan tekad yang kuat. Tanamkan dalam diri bahwa kita akan menjalankan bisnis dengan sungguh-sungguh sampai berhasil.

2. Miliki Komitmen tinggi!

Image Credit By lifehack.com
Setelah bertekad, milikilah komitmen tinggi untuk terus berusaha! Semua orang pasti menginginkan bisnisnya bisa berkembang cepat dan menghasilkan untung banyak. Tapi perlu kita ingat bahwa untuk mencapainya selalu ada proses. Dan proses setiap orang berbeda-beda, ada yang cepat dan ada yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapainya. Seberapa lama kita mencapainya, tidak akan jadi masalah bila kita memiliki komitmen tinggi. Komitmenlah yang akan membawa kita ke puncak kesuksesan (baca juga : http://www.arthinkle.com/articles/detail/komitmen-menggapai-impian)

3. Hargai dan yakinlah pada kekuatan diri sendiri!

Image Credit By timbercreekdesign.com
Penting bagi kita untuk tidak meremehkan dan menyalahkan diri sendiri. Saat bisnis kita mengalami masalah, jangan langsung menyesali perbuatan atau kesalahan yang mungkin kita lakukan. Analisislah dan cobalah untuk mencari jalan keluarnya. Miliki keyakinan pada diri sendiri bahwa pasti masalah bisa teratasi. Dan jangan pernah ragu untuk mengeluarkan inovasi baru pada bisnis kita. Percayalah apa yang kita lakukan, selama itu bermanfaat, maka tidak akan pernah sia-sia. Jika kita tidak menghargai dan percaya pada kemampuan kita, bagaimana orang lain bisa menaruh kepercayaan kepada kita?
 
4. Dengarkan hal-hal positif saja!

Image Credit By www.amitvarshney.com
Apapun bisnis yang kita kerjakan pasti ada yang menanggapi positif dan negatif, ada yang mendukung dan ada juga yang meremehkan kemampuan kita. Ambillah sisi positifnya untuk dijadikan penyemangat agar kita terus berusaha. Sedangkan negatifnya jangan langsung membuat kita tersinggung dan langsung marah. Bila itu suatu kritikan, terimalah dan jadikan pelajaran untuk memperbaikinya. Tapi bila itu hanya sebuah sindiran atau kata-kata yang meremehkan, abaikan saja! Waktu kita akan habis bila meladeni sindiran mereka, yang mungkin mereka sendiri juga belum tentu lebih baik dari kita. Cukup berikan senyuman dan berusahalah lebih giat untuk membuktikan bahwa omongan mereka tidak benar.

5. Merasa tertantang!

Image Credit By jdrazure.files.wordpress.com
Seorang pebisnis selalu dihadapkan berbagai pilihan. Dimana setiap pilihan akan ada resikonya, baik kecil maupun besar. Bisnis yang berhasil selalu melewati resiko-resiko dalam perjalanannya. Bila kita tidak berani mengambil resiko, bisnis tidak akan ada kemajuan. Jangan jadikan resiko menjadi beban sehingga membuat kita berhenti. Jadikanlah sebuah tantangan yang harus dilewati untuk mencapai keberhasilan bisnis kita. Resiko juga akan menambah kualitas diri kita.
 
Tanamkanlah 5 hal di atas di diri kita untuk menjadi entrepreneur sejati. Yang paling penting bukan seberap sukses kita dari bisnis yang kita bangun. Tapi seberapa berkualitas dan tangguhkah diri kita dari yang dulu? Semakin kita berkualitas dan tangguh, maka untuk membangun bermacam-macam bisnis pun pasti kita sanggup. Selamat berbisnis!
Image Credit By brookehgriffin.com
Cover picture courtesy of themodernentrepreneur.com

Rate this article:
(0.00 out of 5)

RELATED ARTICLES

Kapan seseorang disebut sebagai leader dan hal-hal apa saja yang harus dipahami?
by Tondowidjojo
Business

Introduksi Leadership
Image Credit by Tondowidjojo
194.436
0
1
 
 
 

COMMENTS

0 Comments
No comments yet. Be the first one to write a comment now!
You have to log in or register to comment, like, and rate article
Report Article
You need to login first
Compose Message
Send Message To