PIC SELECTION AREA
You can choose pictures from "Picture Collection" tab
or upload your own picture
(see "Personal Upload" tab). Then drag the pictures to the "Writing Area"
Search the username of the person u wanted to mention. After you find it, type the @ symbol followed by the right username on your writing area. Example : @username
WRITING AREA
You can fill this area with as many different template types as needed by dragging up the template from "Template Selection Area" below. If any of the template used contains picture, you can insert pictures by dragging the selected picture from "Pic Selection Area". To insert quotes, please use the quotes template below so the quotes will be listed on the Quotes Page.

TEMPLATE SELECTION AREA

Press this button to review your post.
Remember to save your work progress frequently by pressing this button.
Press this button to go to the next phase before publish.
Press this button to cancel your post.

‚Äč

ABOUT USER


Inke_zhu
Inke_zhu
Member since:
July 2013
Editor Level :
Editor 1 Editor 2

Sejauh Mana Hubungan Perlu Dipertahankan?

Published : 9 September 2014
|
16.936
0
0
|
Setiap pasangan pernah mengalami masa-masa sulit. Pada masa tersebut, salah satu atau keduanya akan berada pada tahap mulai mempertimbangkan apakah akan mempertahankan hubungan, atau mengakhirinya. Bagi pasangan yang sudah menikah, biasanya keputusan perpisahan semakin sulit diambil karena adanya anggapan tabu pada perceraian. Sementara, memutuskan hubungan ketika masih pacaran dinilai lebih mudah.

Mungkin memang lebih mudah, tapi bukan berarti mengakhiri hubungan dengan orang yang disayangi menjadi pilihan yang diambil. Banyak orang nyatanya memilih untuk tetap mempertahankan hubungan mereka, meskipun keadaan begitu menekan. Tetapi, sampai sejauh mana hubungan itu perlu dipertahankan, jika pasangan mulai menunjukkan tanda-tanda negatif yang tidak kita sukai. Suatu hubungan memang seharusnya saling menghargai perbedaan pemikiran dan karakter, tetapi kita harus tahu, kapan hubungan perlu dipertahankan dan kapan tidak. Coba perhatikan kondisi berikut ini agar kita lebih mudah mengambil keputusan :

1. Jika pasangan belum siap menikah

Image Credit By idiva.com
Kalau dia belum siap menikah, apalagi dengan alasan untuk memantapkan posisi karir dulu, berarti dia adalah perempuan/lelaki yang bertanggung jawab pada keluarganya. Apalagi bagi seorang lelaki, karir sangat penting. Baginya, kehormatannya adalah ketika Ia mampu menghidupi dan menjaga keluarganya. Jadi wajar jika pasangan merasa belum siap. Pasangan yang seperti ini sebaiknya dipertahankan, karena Ia melihat pernikahan jauh ke depan, bukan hanya soal usia.

2. Jika pasangan bersikap kasar

Image Credit By wolipop.detik.com
Jika pasangan bersikap kasar, coba lihat dulu kondisinya. Jika sikap kasar hanya ditunjukkan dari cara bicara yang tidak lembut, mungkin ini karena dia sudah merasa nyaman dengan kita. Cara berbicara yang tidak lembut ini menandakan dia bisa menjadi dirinya sendiri saat kalian bersama.

Di sisi lain, sikap kasar bisa berarti kekerasan fisik maupun verbal. Jika sekali waktu muncul kekerasan verbal karena dia saat itu dalam kondisi depresi dan tertekan, akibat pekerjaan, masalah keluarganya, atau masalah lain, mungkin hal itu masih bisa ditoleransi. Tetapi, jika kekerasan ini sudah menjadi kebiasaan, membuat kita takut dan trauma, sebaiknya hubungan tersebut segera diakhiri. Menurut psikolog Rosina Verauli, jika terdapat banyak dampak buruk dari hubungan,sebaiknya diakhiri saja. tidak ada gunanya mempertahankan orang yang senang menyiksa, meski itu hanya kekerasan verbal.

3. Jika pasangan selingkuh

Image Credit By rayyunior.wordpress.com
Perselingkuhan merupakan hal yang sangat memalukan dalam suatu hubungan, meskipun kita belum menikah dengannya. Jika masih pacaran saja dia sudah tidak bertanggung jawab pada hubungan, tidak ada kesempatan dia bisa dipercaya saat nantinya sudah menikah. Psikolog Kristi Poerwandari menyarankan untuk mengakhiri hubungan, karena tidak ada gunanya menjalin hubungan dengan orang yang tidak bisa menghargai keberadaan pasangannya. Tapi, menurut Kristi, kita juga harus paham, mengapa pacar berselingkuh. Bisa jadi karena karakternya yang tidak bisa komitmen atau justru karena kita yang tidak bisa membuatnya nyaman. Pelajari penyebabnya. Jika poin kedua yang muncul, maka segera mungkin kita harus memperbaiki diri. Tetapi, tetap akhiri hubungan tersebut.

4. Jika pasangan sering mengejek

Image Credit By jangdith.blogspot.com
Mengejek belum tentu berarti merendahkan. Bisa jadi itu hanyalah bentuk motivasinya agar kita bisa bersikap lebih baik. Atau juga menjadi bagian dari sikap humorisnya. Tetapi jika ia sering merendahkan dan menghina, apalagi mulai menyinggung soal latar belakang keluarga kita, lebih baik akhiri saja hubungan kalian. Apa gunanya menjalin cinta dengan orang yang selalu membuat sakit hati.

5. Jika hubungan tidak direstui orang tua

Image Credit By www.gaulgelaa.com
Roslina Verauli mengatakan, pasangan yang sedang jatuh cinta kadang memang dibutakan oleh perasaan yang menggebu-gebu. Tetapi orang-orang di sekitarnya bisa melihat dengan logika, apakah dia pantas menjadi pendamping kita. Jika kecurigaan orang tua memiliki alasan dan bukti yang kuat, maka kita harus mengikuti apa kata orang tua. Bisa jadi ia memang pria/wanita yang tidak cukup baik untuk kita.

6. Jika dia sering memeras

Image Credit By www.ceritamu.com
Bagaimana kalau dia sering minta dibelikan sepatu model terbaru, baju-baju baru, meminta kita menanggung biaya kencan, bahkan meminta uang untuk keperluan keluarganya? Ketika masih pacaran, boleh saja kita membantu. Tetapi harus dilihat, apakah dia lelaki/perempuan matre yang suka menghamburkan uang. Sebaiknya ingatkan saja dulu. Jika kebiasaannya tidak bisa dihilangkan, akhiri saja.
Cinta bukan melulu masalah perasaan. KIta harus paham betul, kapan suatu hubungan perlu dipertahankan dan kapan perlu diakhiri. Ciri-ciri hubungan yang baik adalah jika kita merasa aman, bahagia, dan nyaman menjadi diri sendiri saat bersamanya. Putuskan mana yang terbaik untuk hubungan kita dan pasangan. Dan pertimbangkan segala hal sebelum memutuskan untuk berpisah.

Rate this article:
(0.00 out of 5)

RELATED ARTICLES

 
 
 

COMMENTS

0 Comments
No comments yet. Be the first one to write a comment now!
You have to log in or register to comment, like, and rate article
Report Article
You need to login first
Compose Message
Send Message To