PIC SELECTION AREA
You can choose pictures from "Picture Collection" tab
or upload your own picture
(see "Personal Upload" tab). Then drag the pictures to the "Writing Area"
Search the username of the person u wanted to mention. After you find it, type the @ symbol followed by the right username on your writing area. Example : @username
WRITING AREA
You can fill this area with as many different template types as needed by dragging up the template from "Template Selection Area" below. If any of the template used contains picture, you can insert pictures by dragging the selected picture from "Pic Selection Area". To insert quotes, please use the quotes template below so the quotes will be listed on the Quotes Page.

TEMPLATE SELECTION AREA

Press this button to review your post.
Remember to save your work progress frequently by pressing this button.
Press this button to go to the next phase before publish.
Press this button to cancel your post.

‚Äč

ABOUT USER


ResHan
ResHan
Member since:
September 2014
Member Level :
Member 1

Sudahkah Beretika di Social Media?

Published : 17 October 2014
|
1.717
2
0
|
Social media sudah menjadi bagian dari hidup kita selama beberapa tahun terakhir. Banyaknya pengguna situs pertemanan virtual dan perbedaan kepentingan ternyata tanpa bisa dikendalikan telah menimbulkan begitu banyak konflik. Masalah-masalah ini berawal dari 1 hal, yaitu kurangnya pemahaman pengguna akan pentingnya etika dalam social media. Fungsi dan peran social media sendiri sebenarnya belum benar-benar jelas. Tetapi, ketika para ahli komunikasi dan psikologi merumuskannya, para pemilik akun sudah begitu kreatif memanfaatkan jejaring social, yang di antaranya menimbulkan masalah.

Sudahkah Anda beretika di social media? Beberapa poin dan tips berikut ini akan membantu Anda menentukannya :

1. Ekspos masalah pribadi

Ada orang yang ketika memiliki konflik dengan orang lain, dia akan menyelesaikannya dengan baik, lalu menyudahinya. Tidak membahasnya lagi, tidak mengungkapan masalahnya kepada siapapun dan melalui apapun. Ada juga yang seolah sudah menyelesaikan masalahnya, tetapi ternyata mengumbar kekesalannya melalui kicauan di twitter. Yang lainnya tidak menyelesaikan masalah dan memperparah konflik dengan menulis masalah pribadinya di social media. Sementara, orang yang lain akan membiarkan masalahnya tanpa solusi, tetapi juga tidak akan mengungkapkan masalah tersebut di social media. Termasuk yang manakah Anda ketika memiliki masalah?

Di antara keempat tipe pemilik akun socmed yang sedang bermasalah di atas, tipe 1 dan 4 lah yang bisa menjaga etika dalam bersosial media. Mereka tidak terpancing untuk meluapkan emosi dalam situs yang bisa dibaca dan diketahui oleh banyak orang. Mereka cukup tenang dan dewasa menyikapi permasalahan. Jika kita mengalami suatu konflik, meskipun tidak bisa menyelesaikannya, setidaknya jangan memperparah keadaan dengan sembarangan posting di social media.
Image Credit By www.kaskus.co.id
2. Masalah SARA

Setiap orang memang berhak mengeluarkan pendapat. Tetapi jika ingin dihargai, sebaiknya tidak menyinggung orang dari kelompok SARA tertentu. Masalah SARA sangatlah sensitif. Ada banyak sekali undang-undang yang melarang siapapun untuk melecehkan orang/pihak lain berdasarkan SARA. Bayangkan bila seumpama kita tidak bertubuh sempurna, berasal dari kelompok etnis tertentu, beragama minoritas dan menjadi bagian dari suatu golongan tertentu, lalu dihina oleh orang lain karena identitas tersebut. Bagaimana perasaan kita? Setiap orang memiliki harga diri yang tidak bisa ditawar untuk masalah SARA ini. Hentikan menulis hal-hal yang menyinggung SARA sebelum kita menuai reaksi negatifnya.

3. Masalah pornografi/susila

Mempertontonkan bagian tubuh tertentu atau memajang tulisan dan foto porno sudah jelas melanggar etika. Dengan mengirim konten pornografi, kita sudah menyebarkan aib diri sendiri dan menganggu orang lain. Selain berdosa, kita tentu akan mendapatkan label buruk.

4. Provokasi

Image Credit By www.tinmoi.vn
Pernah ada kasus di Amerika Serikat, ketika seorang lelaki dan perempuan yang baru kenal saling menceritakan masalah mereka. Siapa sangka, perempuan tersebut termasuk jenis wanita yang suka menulis segalanya di social media. Melalui akun twitternya ia menuliskan betapa temannya itu adalah seorang pemabuk, pemadat, membenci istrinya, ingin membunuh atasannya di kantor dan risih dengan keberadaan anaknya. Ia pun tidak segan menulis nama pria itu. Kicauannya tersebar ke seluruh wilayah. Ia memiliki 1500 pengikut yang kemudian saling retweet dan ikut mengomentari tulisannya. Kicauan tersebut sampai juga pada keluarga si pria yang langsung marah menanggapi hal tersebut. Pria itu mau tidak mau mengklarifikasi kabar tersebut. Ia sebenarnya tidak bermaksud membenci orang-orang terdekatnya. Ia hanya sedang lelah dengan rutinitas.

Pernahkah Anda berada di posisi si perempuan yang menyebarkan tulisan negatif tentang orang lain? Semoga tidak, karena jika ya, Anda adalah seorang provokator. Jagalah rahasia orang yang curhat pada kita. Jika ingin menuliskannya di socmed, pastikan itu adalah hikmah dari masalah, bukannya memperburuk kondisi.

5.  Perang status dan kicauan

Tidak jarang pula terjadi perang komentar, status, dan kicauan. Sebisa mungkin, jagalah emosi kita. Meskipun orang lain tampak begitu menyebalkan karena berbagai hal yang Ia post di media social, kita harus bisa lebih bijak. Jangan terpancing untuk menanggapinya.
 
Pada dasarnya setiap orang memiliki hak untuk menulis dan memposting apapun di akun social media miliknya. Toh, masih belum ada regulasi yang pasti atas hal ini. Tapi, ingatlah bahwa kita hidup di tengah gempuran perbedaan yang siap menghantam jika tidak berhati-hati. Menjaga etika di manapun berada adalah jalan cerdas untuk terhindar dari masalah.


Cover picture courtesy of matrixmarketinggroup.com

Rate this article:
(0.00 out of 5)

RELATED ARTICLES

 
 
 

COMMENTS

2 Comments
You have to log in or register to comment, like, and rate article
ResHan
10 November 2014
Yap benar justwillyblog. Makanya harus bijaksana pakai socmed :D
justwillyblog
09 November 2014
Bahaya sih kalau sosmed untuk memancing konflik. :/
btw, like artikel saya donk, buat ikut lomba: http://www.arthinkle.com/articles/detail/ctrln-fresh-start
buat ikut lomba. hehehe
Report Article
You need to login first
Compose Message
Send Message To